Sextans
| Rasi bintang | |
| Singkatan | Sex |
|---|---|
| Genitivus | Sextantis, Sextansis |
| Pengucapan | [ˈsɛkstənz], genitive /sɛksˈtæntɨs/ |
| Simbolisme | the Sextant |
| Asensio rekta | 10 |
| Deklinasi | 0 |
| Kuadran | SQ2 |
| Luas | 314 derajat persegi (47th) |
| Bintang utama | 3 |
| Bintang Bayer/Flamsteed | 28 |
| Bintang dengan planet | 4 |
| Bintang lebih terang dari 3.00m | 0 |
| Bintang di dalam 10.00 parsek (32.62 tahun cahaya) | 5 |
| Bintang paling terang | α Sex (4.49m) |
| Objek Messier | Tidak ada |
| Hujan meteor | Sextantids |
| Rasi yang berbatasan | Leo Hydra Crater |
| Terlihat di garis lintang antara +80° dan −90°. Terlihat paling baik pada pukul 21:00 (9 malam) selama bulan April. | |
Sextans adalah sebuah rasi bintang minor yang diperkenalkan pada tahun 1687 oleh Johannes Hevelius. Namanya diambil dari bahasa Latin untuk sextan, sebuah instrumen yang sering dipakai Hevelius dalam observasinya.
Fitur-fitur menarik
Sextans sebagai sebuah rasi bintang menutupi sebuah daerah yang cenderung gelap di langit. Ia hanya memiliki satu bintang di atas magnitudo ke-5, disebut α Sextantis, yaitu pada 4,49m. Konstelasi ini memiliki beberapa bintang ganda, termasuk γ Sextantis, 35 Sextantis, dan 40 Sextantis. Ada beberapa bintang variabel yang menarik, termasuk β Sextantis, 25 Sextantis, 23 Sextantis, dan LHS 292. NGC 3115, sebuah galaksi lentikuler, adalah satu-satunya benda langit dalam yang menarik.
Referensi
- Ian Ridpath dan Wil Tirion (2007). Stars and Planets Guide, Collins, London. ISBN 978-0-00-725120-9. Princeton University Press, Princeton. ISBN 978-0-691-13556-4.